Simple Life of Mine: Uang

Monday, September 5, 2011

Uang

Hari pertama setelah libur lebaran yang panjang membuatku kehilangan semangat buat bekerja. Mungkin karena selama liburan kegiatanku terlalu banyak dan ga ada waktu buat istirahat total *manyun*

Usaha untuk meningkatkan semangat di pagi ini, aku memulainya dengan membaca renungan harian. Ternyata..oh..ternyata..renungan hari ini ini mengingatkanku akan kesusahan yang kualami bulan Agustus kemarin dalam hal pengumpulan uang kuliah untuk semester 2. Pemikiranku yang sempat kacau mengenai uang, pemikiran bahwa tanpa uang kita ga bisa hidup. Dengan kata lain, Uang itu tuan dalam kehidupan ini.
Tapi setelah baca renungan ini, aku disadarkan bahwa uang memang diperlukan untuk melakukan setiap aktivitas kehidupan. Namun, bukan berarti uang jadi tuan dalam hidup kita. Semoga renungan ini juga dapat menjadi inspirasi buat rekan-rekan yang membacanya ^-^

==========================================================

UANG
Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.- II Raja-raja 5:27

Uang merupakan benda yang paling fenomenal, sekaligus menjadi topik bahasan yang tidak ada habisnya. Wujudnya sederhana, hanya sebuah kertas, tapi memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Uang bisa berbicara, uang bisa membalikkan fakta, dan uang bisa disalahgunakan untuk tujuan yang negatif. Sikap yang benar tentang uang adalah bagaimana kita bisa menguasai uang, namun kerapkali yang terjadi justru sebaliknya, manusialah yang justru dikuasai oleh uang.

Anthony Robbins, seorang motivator kelas dunia, penulis buku laris "Awakening The Giant dan Unlimited Power", adalah orang penting dalam pemerintahan Amerika Serikat. Dia pernah menjadi penasihat mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Berikut ini adalah pendapatnya soal uang, “Uang! Inilah salah satu hal yang paling emosional di dalam kehidupan. Sebagian besar orang rela mengorbankan hal-hal yang jauh lebih berharga untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi, memaksakan diri melebih batasan, mengorbankan waktu dengan keluarga dan teman, atau bahkan menghancurkan kesehatannya sendiri.”

Pendapat Anthony Robbins ada benarnya, sebab tidak sedikit orang menjadi workaholic dengan uang sebagai tujuan utama. Untuk meraih tujuan tersebut, banyak orang mengabaikan segala termasuk mengabaikan Tuhan, keluarga, orang-orang terdekat, bahkan mengabaikan dirinya sendiri. Sehingga tidak jarang, mereka bisa mengumpulkan banyak uang, tetapi tidak sempat atau bahkan tidak dapat menikmati apa yang mereka kumpulkan dengan susah payah tersebut. Ironis, bukan?

Renungan pada hari ini mengajak kita untuk melihat uang dalam sudut pandang yang tepat. Bahwa uang tak lebih dari alat untuk membantu kita, bukan untuk menguasai. Bahwa uang adalah alat untuk memperluas kerajaan Allah di muka bumi, bukan untuk menjadi berhala yang akhirnya menghancurkan diri kita sendiri.
Uang bisa menjadi budak kita, atau sebaliknya, bisa menjadi tuan kita.

Dikutip dari: http://www.renungan-spirit.com

No comments:

Post a Comment